Jumat, 24 Juni 2016

E-BUSINESS




Assalamu'alaikum

Untuk memenuhi tugas kuliah, kali ini saya akan post tentang e-business. Sahabat SM, langsung saja yuks, simak pengertian e-business..???

e-Business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis, baik melalui internet, rekan bisnis/suplier, antar perusahaan dll.


Manfaat e-Business:
- Dapat memperluas pasar
- Menjangkau lebih banyak pelanggan melalui online shop
- Menjalin relasi dengan mitra bisnis
- Memungkinkan perusahaan untuk menerapkan mas customization terhadap produk dan jasa.
- Pembeli dapat melihat langsung barang yang akan dibeli
- Efisien dan Efektif
- Peningkatan produktivitas dan keutungan


Dan mungkin hanya sebatas itu yang dapat saya post, semoga bermanfaat bagi Sahabat SM

Wassalamu'alaikum


JENIS-JESNIS E-BUSINESS





Assalamu'alaikum

Postingan saya kali ini akan melanjutkan tugas kulliah saya tentang e-business. Kalau dari postingan kemaren mengenai pengertian e-business, nah kalau postingan saya kali ini tentang jenis-jenis e-business. Sahabat SM langsung saja yuks, simak apa aja sih jenis-jenis dari e-business..???

E-Business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis, baik melalui internet, rekan bisnis/suplier, antar perusahaan dll. E-bussines merupakan suatu kegiatan bisnis yang dilakukan dengan memanfaatkan internet, kegiatan dalam e-bussines tidak saja terbatas pada masalah transaksi penjualan dan pembelian barang tetapi juga masalah seperti pelayanan komsumen, kolega bisnis dan lain-lain. Dari sisi cakupan inilah yang membedakan antara e-business dan e-comerce dimana e-comerce cakupanya hanya terbatas pada masalah transaksi dan penjualan barang saja. Berikut adalah jenis-jenis e-bussines  :

B2C (Bussiness to Consumers)

B2C adalah jenis perdagangan elektronik dimana ada sebuah perusahaan (business) yang melakukan penjualan langsung barang-barangnya kepada pembeli. Keberhasilan dari B2C dikarenakan faktor penawaran barang kualitas tinggi dengan harga murah dan banyak pemberian layanan kepada konsumen yang cukup baik.

B2B (Bussiness to Bussiness)

B2B adalah transaksi antar perusahaan yang menggunakan email untuk pengiriman dan permintaan proposal bisnis, selain itu juga untuk pembelian barang dan jasa, informasi, dan konsultasi.

B2G (Bussiness to Government)

B2G sama dengan B2B disebut sebagai definisi pasar “pemasaran sektor publik” yang mencakup pemasaran produk dan jasa untuk instansi pemerintah melalui teknik komunikasi pemasaran terpadu seperti iklan, dan komunikasi berbasis web, dll.

C2C ( Consumer to Consumer ) 

C2C adalah e-commerce yang menjamur di Indonesia saat ini. Contoh dari C2C adalah iklan baris dan toko buku online dadakan (yang dimiliki oleh individu yang memanfaatkan layanan blog gratis).

Dan mungkin hanya itu beberapa jenis dari e-busines yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat dan SELAMAT MEMBACA!!!

Wassalamuu’alaikum

Sabtu, 12 Maret 2016

 Hai teman teman hari ini saya akan berbagi tentang artikel menganai CRM
Customer Relationship Management (CRM)


Customer Relationship Management (CRM) adalah salah satu bentuk aplikasi Teknologi Informasi (TI) di departemen penjualan atau marketing suatu perusahaan. Tetapi ide atau nafas dari CRM sendiri tidak lain dan tidak bukan adalah pelayanan, contoh nyatanya bisa ditanyakan ke penjaga warung dekat rumah yang mampu menjaga pelanggannya selama bertahun-tahun.
Artikel pertama dari penulis akan mencoba memaparkan apa itu CRM, sejarah CRM, apa yang ada di pasaran, implementasi CRM dan apa keuntungan dan kerugian yang mungkin terjadi.

1. APA ITU CRM?
Setelah era digital yang selalu menggunakan “e-“ didepan semua kata seperti e-commerce, e-book, esales, e-mail, dst, Customer Relationship Management atau CRM merupakan akronim atau singkatan yang paling populer dikalangan orang-orang sales dan marketing. Kalau di-bahasa Indonesia-kan kira-kira adalah Manajemen Hubungan Pelanggan (MHP).Telaah per katanya adalah sebagai berikut; Pelanggan atau customer, kata pertama, di kamus bahasa Inggris artinya adalah seseorang yang berulang kali atau teratur melakukan pembelian kepada seorang pedagang. Jadi pelanggan adalah orangnya (dalam definisi ini tidak disinggung tentang kepuasan, mahal-murahnya pembelian, dll). Hubungan atau relationship, kata kedua, adalah bentuk komunikasi dua arah antara pembeli dan penjual. Manajemen, kata terakhir, artinya pengelolaan (secara luas tanpa perlu menjabarkan detail bagaimana mengelola sesuatu). Jadi definisi diatas kalau digabungkan kira-kira menjadi pengelolaan hubungan dua arah antara suatu perusahaan dengan orang yang menjadi pelanggan di perusahaan tersebut.

CRM dalam perkembangannya juga bisa didefinisikan sebagai berikut:
CRM adalah sebuah istilah industri TI untuk metodologi, strategi, perangkat lunak (software) dan atau aplikasi berbasis web lainnya yang mampu membantu sebuah perusahaan
(enterprise, kalau besar ukurannya) untuk mengelola hubungannya dengan para pelanggan, atau
CRM adalah usaha sebuah perusahaan untuk berkonsentrasi menjaga pelanggan (supaya tidak lari ke pesaing) dengan mengumpulkan segala bentuk interaksi pelanggan baik itu lewat telepon, email, masukan di situs atau hasil pembicaraan dengan staf sales dan marketing,
Atau
CRM adalah sebuah strategi bisnis menyeluruh dari suatu perusahaan yang memungkinkan perusahaan tersebut secara efektif bisa mengelola hubungan dengan para pelanggan. Bingung? Jangan kawatir, para ahli marketing juga mengatakan bahwa tidak mudah mendefinisikan apa itu CRM. Ini dikarenakan luasnya cakupan CRM terhadap aktivitas sales dan marketing yang pada akhirnya menjadi bagian dari manajemen pengetahuan (knowledge management) dari perusahaan itu sendiri.
Apa hubungannya dengan TI atau teknologi komputer pada umumnya? Jelas, TI merupakan bagian terpenting (tapi bukan yang pertama) dari CRM karena tanpa kemampuan teknologi komputer yang handal untuk mengolah besarnya informasi yang berhasil dikumpulkan, CRM akan lumpuh dan tidak ada artinya.

2. SEJARAH CRM
Para peneliti lebih tertarik untuk mengetahui apa sebenarnya yang melahirkan CRM. Dengan adanya internet, tembok penghalang yang membatasi pelaku bisnis baru untuk melakukan penetrasi pasar menjadi sangat kabur, kalau tidak bisa dikatakan tidak ada. Sekarang seorang pelaku bisnis baru bisa melakukan bisnisnya dengan rekanan dari luar kota, negara bahkan lintas benua (asumsi penulis: bisnis dilakukan dengan legal dan benar). Yang namanya ‘indie’ tidak asing lagi di dunia maya ini. Jutawan-jutawan baru lahir karena adanya internet. Tiba-tiba merek (baca: nama besar) tidak berarti lagi.
Di sisi lain, di pihak pelaku bisnis yang mapan dengan merek besar mereka, situasi diatas bisa jadi menguntungkan atau malah merugikan. Perbedaan teknologi sudah tidak penting lagi karena para pemain baru bisa mendapatkan teknologi yang sama itu dengan gampang. Jadi kalau perusahaan besar masih mengandalkan produknya (product focus) niscaya mereka bakal tersusul oleh pemain-pemain baru itu. Hal ini dikarenakan faktor pembeda produk pemain lama dan pemain baru tidak banyak lagi. Sebagai contoh: sudah pernah ditawari portabel VCD player bikinan negeri tirai bambu? Harga yang ditawarkan tidak bisa untuk membeli walkman merek negeri sakura yang berteknologi auto reverse dan super-duper bass. Tetapi, umur produknya tidak beda jauh jika dipakai sama hati-hatinya. Teknologi lasernya sama persis. Bahkan feature-nya tidak kalah dan garansinya bisa diminta. Karena hal inilah perusahaan-perusahaan besar (enterprise) mencoba mengganti arah bisnis mereka fokus ke pelanggan (customer focus). Fakta
mengatakan bahwa biaya untuk mendapatkan pelanggan baru bisa 10 kali biaya untuk menjaga
pelanggan yang sudah ada.
Sementara itu pelanggan juga memiliki kecenderungan untuk tidak hanya ‘transaksional’,
beli barang – dapat barang – selesai, tetapi ingin lebih, beli barang – memilih service – dapat barang dan service – beli lagi. Sehingga pelanggan menginginkan hubungan dua arah dengan perusahaan-perusahaan yang mampu memberikan pelayanan tambahan tanpa terasa ‘mahal’. Selain kecenderungan naiknya kompetisi global diatas dimana produk-produk yang ada sangat sulit dibedakan, kecenderungan lain yang melahirkan CRM adalah majunya teknologi manajemen data yang memungkinkan disimpannya jutaan data dalam satu sistem tunggal. Dua puluh tahun yang lalu, informasi tentang pelanggan akan disimpan dalam dua puluh sistem yang berbeda dan tidak ada teknologi yang mampu mengelola informasi kompleks tentang pelanggan. Data yang ada bisa dari telepon, email, faksimili, tulisan tangan staf sales dan marketing, kartu nama, dll.
CRM berawal sekitar tahun 1990-an sebagai langkah logis setelah rame-rame Enterprise Resource Planning (ERP). Satu faktor lagi yang melahirkan CRM adalah penelitian marketing oleh PIMS yang menyimpulkan bahwa “pelanggan yang menggerutu tidak puas akan bercerita kepada sekitar 7-10 orang temannya sedangkan pelanggan yang puas akan merekomendasikan perusahaan bersangkutan ke 3-4 teman mereka.

3. APA YANG ADA DI PASARAN
AMR Research melaporkan beberapa penyedia software CRM seperti Siebel Systems, Clarify (Nortel Networks), PeopleSoft dan Oracle sebagai pemimpin pasar. Juga beberapa perusahaan kecil kompetitif seperti SalesLogix, Onyx Software, Pivotal, E.piphany, Kana dan Silknet Software. Sementara itu perusahaan-perusahaan penyedia jasa profesional CRM sebagai pemimpin pasar misalnya Accenture, Art Technology Group, Cambridge Technology Partners, CSC, Deloitte Consulting, EDS, eLoyalty, Cap Gemini Ernst & Young, IBM Global Services, KPMG Consulting dan PriceWaterhouseCoopers.

Contoh Kasus CRM

Salah satu contoh kegiatan CRM adalah Dancow Parenting Center (DPC), yang difungsikan sebagai pusat kegiatan untuk mendampingi para orang tua mendapatkan pengetahuan memadai mengenai tumbuh-kembang anak usia 1- 6 tahun. Kegiatan DPC pada tahun 2010 bertema Positive Parenting yang merupakan metode pola asuh yang bersifat suportif, konstruktif, dan menyenangkan bagi anak, kegiatan-kegiatan DPC, berupa seminar, talkshow radio, maupun artikel-artikel yang didukung para ahli tersebut ditujukan agar dapat mencapai misi DPC untuk menjadi mitra orang tua untuk tumbuh kembang anak.
Di DPC orang tua akan memperoleh Buku Program, lalu masuk ke kelas konsultasi psikologi dan konsultasi nutrisi. Setelah konsultasi, para ibu dan anaknya dapat menerapkan informasi dan tips tumbuh kembang di empat kelas, yaitu kelas musik, seni dan kerajinan, story telling, dan gym.
Setiap keluarga yang datang ke Rumah DPC akan memperoleh buku Jurnal Buah Hatiku yang berisi catatan tahapan tumbuh-kembang anak usia 1-6 tahun serta metode aplikasi untuk memantau kegiatan di masing-masing kelas.Menurut ahli psikologis perkembangan anak
Positive Parenting terdiri atas lima prinsip. 
  • Pertama, lingkungan yang aman dan mendukung, sebagai langkah awal anak mengeksplorasi dunianya. 
  • Kedua, perhatian dan dukungan positif di setiap tahapan tumbuh kembang, sebagai langkah awal anak menumbuhkan rasa percaya diri.
  • Ketiga, memperkenalkan nilai positif dan kebiasaan baik secara konsisten, sebagai langkah awal anak menumbuhkan tanggung jawab. 
  • Keempat, memahami tahapan tumbuh kembang anak dan memberikan stimulasi sesuai kelebihannya, sebagai langkah awal tumbuh kembang anak secara optimal dan siap menghadapi dunianya. 
  • Kelima, mengatasi stres, sebagai langkah awal berkomunikasi positif dengan anak 


 KATA KUNCI CRM:
(1) orang-orang yang profesional (kualifikasi memadai)
 (2) proses yang didesain dengan baik dan 
(3) teknologi yang memadai (leading-edge technology).

 

Sabtu, 06 Februari 2016

Movie Clips


MOVIE CLIP

Adalah salah satu type dari symbol. Movie clip digunakan untuk membuat objek agar dapat menggunakan beberapa fasilitas dari flash seperti animasi tween, masking, guide selain itu dengan dijadikannya suatu objek menjadi movie clip maka objek tersebut dapat di beri actionscript

Langkah Kerja
11. Buka macromedia flash player 8
22. Pilih insert à new symbol à pilih movie clip dan buat namanya. Seperti gambar dibawah ini

33. Sekarang kita buat roda dengan cara memilih oval tool, kemudian untuk membuat jari-jarinya kita menggunakan rectangular tool 
44. Maka akan didapatkan gambar roda seperti dibawah ini
Ssedangkan untuk membuat movie clip body mobil, sopir, kardus dan stir, ulangi langkah pada no 2
65. Jika semua gambar telah selesai dibuat pada masing-masing timeline. Selanjutnya gambar tersebut akan kita gabungkan pada stage scene1 dengan cara drag and drop movie clip satu persatu yang telah selesai dari library. Sebaiknya sebelum memasukan movie clip kita membuat layer satu persatu, untuk mempermudah saat mengatur tata letak.
-          Setelah memasukan roda 2 kali dan buat layernya, pada frame ke 35, insert keyframe untuk memperpanjang waktu, setelah itu create motion tween untuk membuat roda bergerak.
-          6.Masukan body mobil dan buat layernya, pada frame ke 30, insert keyframe untuk memperpanjang waktu, setelah itu create motion tween untuk membuat roda bergerak.

7.Masukan sopir, stir dan buat layernya, pada frame ke 30, insert keyframe untuk memperpanjang waktu, setelah itu create motion tween untuk membuat roda bergerak. 
-          8.Masukan kardus dan buat layernya, pada frame ke 30, insert keyframe untuk memperpanjang waktu, setelah itu create motion tween untuk membuat roda bergerak.



9.Setelah semua movie clip digabungkan sekarang kita membuat background untuk mempercantik latar belakang dari objek utama. Sebelum memasukan background, terlebih dahulu buat layer background. Setelah background masuk pada stage, kemudian awal dan akhir background pada objek.



8. 10.Setelah mengatur posisi background, atur lah pergerakan movie clip yang diinginkan





911. Dan inilah hasil akhir dari pembuatan movie clip.


    Semoga Bermanfaat!!!